Bookmark and Share

MEMORY DI HATI ARNY

Posted: Monday, January 5th, 2009 at 5:57 amUpdated: Friday, January 30th, 2009 at 10:07 pm

Dua minggu berlalu sejak acara makan bareng dengan Tito. Arny merasa legaan dikit. Ia yakin keputusannya dua minggu lalu adalah jalan yang terbaik bagi mereka. Arny mulai bergaul kembali. Hidup Arny sudah kembali normal. Ia tidak lagi merasa benci dengan yang namanya ‘Halo’.

Kemarin Arny pergi belanja dengan Mama di Blok-M Plaza. Arny perlu baju untuk pesta ulang tahun Helen. Sewaktu Arny sedang memilih-milih, tanpa sengaja Arny melihat dua sosok yang ia kenal betul sedang berjalan bergandengan tangan mesra menuju food court. Cepat ditinggalkan kegiatan memilihnya. Didekatinya dua sosok itu. O My God! Itu kan Tito dengan Helen. Sedang apa mereka? Arny benar-benar tidak mengerti. Mungkinkah….

Air muka Arny berubah pucat. Rasa sebel, benci dan muak lebur menjadi satu. So, once a dog, always a dog hah?

“Ada apa Ni? Kamu sakit?”

“Ah nggak kok Ma,”

“Tapi muka kamu pucat sekali,”

“Nggak kok Ma. Bener. Anis cuma abis ngeliat dog aja,” sambil jalan menjauhi Mama yang kebingungan.

“Hah?”

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.